sosial media

Dari Konsep ke Aksi: Tingkatkan Kompetensi Guru, MTsN 4 Pasuruan Gelar Workshop Pembelajaran Deep Learning


PASURUAN (Tim Media MTsN 4 Pasuruan) – Dalam rangka membekali para pendidik dengan metode pembelajaran mutakhir yang relevan dengan perkembangan zaman, MTs Negeri 4 Pasuruan menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Deep Learning. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 07 Juli 2026 ini bertempat di MTsN 4 Pasuruan dan diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh jajaran Dewan Guru.

Workshop ini diinisiasi sebagai langkah strategis madrasah untuk mengubah paradigma mengajar dari yang sekadar tekstual menjadi kontekstual. Tujuannya adalah mendongkrak kompetensi para guru agar mampu menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, mendalam, bermakna, dan tentunya menyenangkan bagi para peserta didik.

Sinergi untuk Transformasi Pembelajaran

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 4 Pasuruan, H. Akhmad Fauzi, S.Ag., M.Pd.I. Dalam sambutan pembukanya, beliau menekankan pentingnya bagi seorang guru untuk terus memperbarui isi kepala dan metodologi mengajarnya.

"Dunia pendidikan bergerak sangat dinamis. Guru tidak boleh cepat puas dengan metode lama. Melalui konsep *Deep Learning* ini, kita berharap proses transfer ilmu di kelas tidak lagi sekadar menghafal materi, melainkan menuntun siswa untuk memahami esensi mendalam dari setiap pelajaran," ujar Akhmad Fauzi.

Untuk mengupas tuntas konsep ini, madrasah menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu **Aris Siswati, S.Pd., SD., M.Pd.** Beliau merupakan Pengawas Ahli Muda Jenjang Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan.


Suasana khidmat saat pembukaan workshop oleh Kepala MTsN 4 Pasuruan di hadapan seluruh dewan guru.

Mengupas Mindset dan Implementasi Deep Learning

Dalam pemaparan materinya, Aris Siswati mengajak seluruh peserta untuk terlebih dahulu membedah pola pikir pendidik melalui modul Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset). Menurutnya, sebelum menerapkan pembelajaran yang mendalam kepada siswa, guru harus memiliki keyakinan terlebih dahulu bahwa setiap anak memiliki kapasitas untuk berkembang.


Ibu Aris Siswati, S.Pd., SD., M.Pd. saat memaparkan materi pentingnya modul "Pola Pikir Bertumbuh" bagi tenaga pendidik.

Secara interaktif, narasumber menjelaskan perbedaan mendasar antara pembelajaran konvensional surface learning dengan deep learning. Pada sesi diskusi dan tanya jawab, para guru tampak sangat antusias melemparkan pertanyaan serta berbagi pengalaman mengenai kendala-kendala praktis yang sering dihadapi di dalam kelas.

Suasana workshop berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh dengan energi positif. Interaksi dua arah antara pemateri dan peserta membuat materi yang padat menjadi lebih mudah dicerna dan dipahami.


Komitmen Nyata Pasca-Workshop

Sebagai buah dari pelaksanaan workshop ini, kegiatan tidak berhenti hanya sampai pada tataran teori. Seluruh Dewan Guru MTsN 4 Pasuruan menyatakan komitmen bersama untuk langsung mengambil langkah nyata.

Mereka berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh materi dan strategi yang telah didapatkan ke dalam penyusunan perangkat pembelajaran (RPP/Modul Ajar) terbaru di madrasah. Dengan demikian, apa yang didapatkan dari ruang workshop dapat segera dirasakan dampaknya secara langsung oleh para siswa di kelas masing-masing.

Kepala Madrasah, pemateri, beserta seluruh Dewan Guru MTsN 4 Pasuruan berfoto bersama usai acara sebagai simbol kesiapan menyongsong transformasi pembelajaran.*

Tags :

Ikuti Kami

TIM MEDIA KREATIF

MTs NEGERI 4 PASURUAN

  • " Ing ngarso sang Tulodo " ( Di depan memberi Contoh )
  • " Ing Madyo Mangun Karso " ( Di tengah Memberi Bimbingan )
  • " Tut Wuri Handayani " (Di belakang Memberi Dorongan )

Bagian info pribadi
  • : TIM MEDIA KREATIF
  • : Wonorejo - Pasuruan - Jawa Timur - Indonesia
  • : mtsn4pasuruan@gmail.com
  • : +6281358516022
/Personal info section
Tedbree Logo
Operator Sekolah Silakan bertanya kepada kami. Kami siap membantu Anda
Halo, Ada yang bisa kami bantu? ...
Kirim